Program Reseller Williams Agrotama

Program Reseller Williams Agrotama

Jika anda punya hobby tanaman buah dan ingin menyalurkan hobby anda menjadi suatu bisnis yang menguntungkan, tapi terkendala dengan lahan, karena biasa nya untuk usaha bisnis tanaman pasti harus membutuhkan lahan yang cukup luas.

Tapi sekarang kami memberi solusi untuk menwujudkan mimpi anda menjadi reseller bibit tanaman buah tanpa perlu menyediakan lahan, tanpa stok pohon, tanpa pengetahuan yang khusus tentang tanaman buah.

Kami menyediakan program sebagai reseller bibit tanaman buah untuk dikirim ke seluruh Indonesia apabila daerah tersebut dilayani jasa titipan kilat.

Anda Berminat ? Ayo jangan tunda mimpi anda menjadi kenyataan untuk menjadi seorang pengusaha bibit tanaman, anda tidak butuh lahan dan stock tanaman, semua diserahkan ke kami, maka uang akan terus mengalir ke rekening anda.

Segera hubungi kami : 0812 1030 8898,

E-mail : info.wa388@gmail.com

Motto kami “ Handal dan terpercaya dalam pelayanan”

Salam Sukses

Williams Agrotama

By Yok Williams

Buah Plum

Di antara sekian banyak jenis buah, buah plum menarik untuk dikupas khasiatnya. Meski tidak sepopuler jeruk, pisang, apel, ataupun semangka, namun buah yang juga disebut stone fruit ini memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh.

Buah plum yang memiliki nama latin Prunus domestica ini memiliki sekitar 2.000 varietas yang berasal dari berbagai negara. Tak heran jika plum memiliki karakteristik, bentuk, dan ukuran yang berbeda-beda.

Plum yang ada di Indonesia tergolong jenis plum Asia Barat dengan warna hijau kekuningan, rasanya asam manis, dan banyak air. Berbeda dengan plum Eropa yang berwarna merah keunguan, rasanya manis, tetapi mengandung sedikit air.

Kemudian ada black plum yang berasal dari China. Di China black plum banyak tumbuh di Provinsi Zhejiand, Fujian, dan Yunnan. Dalam mitologi China buah plum merupakan simbol khusus yang melambangkan kearifan, keabadian, dan kebangkitan.

Black plum biasanya dipanen saat belum matang, kemudian diperam dalam temperatur rendah hingga kulitnya berubah menjadi kehitaman atau gelap. Black plum yang sudah masak, selain dimakan segar juga dimanfaatkan untuk membuat saus atau minuman, sedangkan black plum yang belum masak biasanya digunakan untuk membuat cuka.

Di China, black plum juga digunakan untuk pengobatan sejumlah penyakit. Pasalnya, black plum mengandung sumber vitamin C yang tinggi, asam malat, asam oksalat, dan tanin.

Meskipun berukuran kecil dan mengandung kalori rendah, tetapi buah plum adalah sumber zat besi yang baik bagi tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari Annamalai University bahkan menyebutkan ekstrak buah plum mampu meningkatkan hemoglobin

“Selain itu, plum adalah buah yang memiliki efek antidiabetes dan anti-hyperlipidaemic. Jus buah plum yang sudah matang pun berkhasiat untuk meredakan diare kronis,” ungkap Nevan Brandon, peneliti dari Annamalai University.

Studi lain yang dilakukan di Father Muller Medical College menuturkan buah plum mengandung antineoplastik yang bisa mencegah kanker. Bukan hanya buah, bahkan batang, biji, dan daun dari pohon plum juga merupakan bahan-bahan yang bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Seperti yang dilansir dari India Times, bukan hanya buahnya yang bermanfaat, namun sejak zaman dahulu, daun pohon plum pun digunakan untuk mengobati diare dan gangguan pencernaan. Daunnya adalah antibakteri yang dimanfaatkan sebagai bahan obat yang memperkuat gigi dan gusi.

Plum adalah sumber lutein dan zeaxanthin. Kedua pigmen ini menghindarkan degenerasi otot penyebab utama kehilangan penglihatan. Kandungan vitamin A dan antioksidan yang dimiliki buah plum dipercaya dapat menggerus radikal bebas yang merusak sel dan jaringan yang dapat melukai mata.

Selain itu, buah yang juga akrab disebut aprikot ini diyakini dapat mencegah katarak yang
disebabkan efek degeneratif radikal bebas atau stres oksidatif.

Aprikot juga mengandung potasium, magnesium, zat besi, dan sebagai sumber serat. Selain bermanfaat bagi kesehatan mata, aprikot juga dapat membantu mencegah serangan jantung karena kandungan karotenoid.

“Konsumsilah buah plum sekurang-kurangnya tiga buah per hari supaya bisa mengurangi degenerasi otot yang dikarenakan penuaan. Bila Anda tidak menyukai plum yang segar, Anda dapat memakannya setelah buah plum dikeringkan,” ujar Nevan.(san/R-2)

Cegah Kerusakan Tulang
Buah plum diyakini mampu atasi risiko patah tulang pada perempuan pascamenopause. Hal ini diperkuat hasil penelitian yang menyatakan para wanita yang rutin mengonsumsi plum bisa memperoleh manfaat untuk kesehatan tulangnya.

Plum yang juga dikenal memiliki senyawa antikanker ini ternyata dapat meningkatkan kepadatan tulang dan menurunkan risiko terkena osteoporosis.

Para ahli dari Florida State and Oklahoma State University melakukan percobaan dengan melibatkan 100 wanita pascamenopouse. Sebanyak 55 wanita diminta untuk mengonsumsi 100 gram plum setiap hari selama 12 bulan, sementara sisanya diminta mengonsumsi 45 gram apel kering sebagai pengganti plum. Setiap hari, peserta juga menerima suplemen mengandung 500 mg kalsium dan vitamin D sebanyak 400 IU.

Hasil analisis menunjukkan wanita yang mengonsumsi plum memiliki kepadatan tulang lebih tinggi pada bagian ulna (tulang lengan) dan tulang belakang, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi apel.
Salah satu peneliti, Dr Bahram Arjmandi, percaya mengonsumsi plum dapat membantu menekan laju resorpsi (kerusakan) tulang, yang biasanya melebihi laju pertumbuhan tulang baru pada orang tua.

“Selama saya berkarier, saya telah menguji beberapa buah, termasuk di antaranya buah ara, kurma, stroberi, dan kismis, dan tidak satu pun dari buah-buahan tersebut memiliki efek kepadatan tulang, tetapi plum memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan tulang,” ujar dia.

Ilmuwan, yang temuannya dipublikasikan dalam British Journal of Noutrition, menggambarkan efek dari plum untuk kesehatan tulang sebagai hal yang luar biasa dan mendesak orang untuk mulai mengonsumsi buah tersebut setiap harinya.

Untuk dapat mereguk manfaatnya, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi buah aprikot lebih dari lima buah dalam satu hari. Selain itu, jangan lupa untuk membuang bagian ujung biji karena mengandung sejumlah konsentrat unsur kimia yang bisa mengakibatkan ketidakseimbangan dalam proses tubuh. (san/R-2)

Manfaat Lain Bagi Kebutuhan Tubuh
Buah plum, selain baik untuk tulang dan sering digunakan sebagai pencahar alami, sangat membantu memerangi bakteri, infeksi, dan kanker. Juga dapat merekonstruksi jaringan sel yang rusak atau sakit.

Buah yang banyak digunakan sebagai toping kue ini juga direkomendasikan bagi mereka yang menderita anemia, ginjal lithiasis, lithiasis empedu, kekurangan vitamin A, wanita hamil, orang tua, atau remaja. Jus juga digunakan dalam kosmetik karena dapat mencerahkan kulit. Berikut adalah khasiat lain buah plum:

1. Menjaga kestabilan kadar gula darah tetap normal
2. Menstimulasi ginjal
3. Memiliki efek sebagai pencahar ringan
4. Bagus untuk pencernaan
5. Mengandung zat besi yang tinggi
6. Mengurangi risiko infeksi saluran kemih
7. Membantu mencegah serangan jantung
8. Membantu pengaturan tekanan darah
9. Menurunkan kadar kolesterol
10. Efektif untuk masalah kulit, misalnya kulit terbakar dan eksim
(sumber  : Koran Jakarta 11 oktober 2012)

By Yok Williams

Abiu / Sawo Australia

Abiu (Pouteria caimito) adalah sejenis tanaman malar hijau yang tergolong dalam keluarga Sapotaceae yang berasal dari kawasan tanah rendah Amazon di Brazil dan kini telah tersebar luas di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Ia juga boleh dijumpai di Malaysia. Di Sabah tanaman ini telah mula ditanam di Stesen Penyelidikan Pertanian, Tenom pada tahun 1984 sebagai salah satu koleksi janaplasma buah-buahan dari luar negeri yang berpotensi unruk dibangunkan.

Pokok abiu sederhana besar dengan ketinggian mencapai sehingga 10 meter. Daunnya tersusun secara berselang, berbentuk sama ada obovat atau eliptik, bersaiz 10-20 cm panjang dan 3-6 cm lebar. Bunganya jenis hermaprodit, berwarna putih dan keluar dari aksil daun sama ada secara tunggal atau berkelompok antara 2-5 kuntum setiap kelompok. Buah yang muda berwarna hijau, berbentuk eliptik atau bulat, berkulit licin dan kadangkala mempunyai “puting” yang pendek sebelah bawah buah, tangkai buah yang pendek dan mengandungi banyak cairan bergetah. Buah yang masak berwarna kuning berkilat dan kurang bergetah. Isinya berwarna putih krim, berjus, tekstur halus dan lembut, manis, aroma harum, sedikit bergetah dan mengandungi 1-4 biji yang berwarna hitam dan berbentuk empat segi panjang.

Abiu boleh dibiak sama ada melalui biji benih atau secara pembiakan tampang. Jenis pembiakan tampang yang sesuai dilakukan ialah cantuman baji ataupun cantuman sisi. Anak pokok yang dibiak cara tampang boleh ditanam ke ladang 4-5 bulan selepas mencantum. Biji benih abiu haruslah disemai secepat mungkin (1-2 hari) bagi menjamin pertumbuhan yang baik. Anak pokok dibiak dari biji benih boleh ditanam ke ladang bila mencapai umur 6-8 bulan selepas disemai. Pokok abiu yang dibiak secara tampang akan mula mengeluarkan buah antara 1-2 tahun selepas ditanam di ladang sementara itu pokok yang dibiak melalui biji benih hanya mulai berbuah 2-4 tahun selepas menanam.(sumber : Wikipedia)

 

 

By Yok Williams

Pulasan

Buah pulasan diselitupi bulu yang lebih keras berbanding rambutan. Di Filipina ia dikenali sebagai bulala. Buah Pulasan dimakan begitu sahaja, ia sesedap rambutan dan laici, tetapi amat jarang dijumpai di luar Asia Tenggara.

Pulasan sering ditanam sebagai pokok hiasan. Ia mencapai ketinggian 10-15 m; mempunyai batang yang halus 30-40 cm; dan dahan yang berbulu keperangan semasa muda. Mempunyai daun berselang, pinnate atau pinnate-ganjil, dengan sepanjang 17-45 cm, mempunyai 2 hingga 5 pasang daun kecil bersetentangan atau hampir bersetentangan, bujur atau menirus (oblong-or elliptic-lanceolate), sepanjang 6.25-17.5 cm dan sehingga 5 cm lebar; agak beralun, hijau gelap dan hampir tidak berkilat pada permukaan atas; pucat, agak kebiruan, dengan bulu halus pendek jarang di bahagian bawah. Mempunyai bunga yang agak kecil, tanpa kelopak dengan 4-5 sepal berambut, secara tunggal atau bergugus pada hujung dahan utama atau dahan kecil, dipenuhi bulu halus kuning atau keperangan.( sumber Wikipedia)

By Yok Williams

Kawista

Kawista (Limonia acidissima syn. Feronia limonia) adalah kerabat dekat maja dan masih termasuk dalam suku jeruk-jerukan (Rutaceae). Tumbuhan yang dimanfaatkan buahnya ini sudah jarang dijumpai meskipun sekarang beberapa daerah mulai mengembangkannya. Kawista relatif tahan kondisi buruk (kering atau tanah salin) dan tahan penyakit. Asalnya adalah dari India selatan hingga ke Asia Tenggara dan Jawa.

Kawista dapat digunakan sebagai batang bawah bagi jeruk, namun memengaruhi rasa buah jeruk yang dihasilkan. Buah jeruk semacam ini dikenal sebagai “kajer” (dari “kawista” dan “jeruk”) dan bisa ditemui di Galis, Madura. Di Kabupaten Rembang dikembangkan sirup kawista.

By Yok Williams

Buah Naga

Buah naga (Inggris: pitaya) adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan. Hylocereus hanya mekar pada malam hari.

Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang Cina buahnya dianggap membawa berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patungnaga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya Cina dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga).

 Varietas

 Nama buah naga merujuk pada buah-buah yang dapat dimakan dari tumbuhan jenis:

 Morfologi

 Hylocereus undatus sedang berbuah.

Morfologi tanaman buah naga terdiri dari akar, batang, duri, bunga, dan buah. Akar buah naga hanyalah akar serabut yang berkembang dalam tanah pada batang atas sebagai akar gantung. Akar tumbuh di sepanjang batang pada bagian punggung sirip di sudut batang. Pada bagian duri, akan tumbuh bunga yang bentuknya mirip bunga Wijayakusuma. Bunga yang tidak rontok berkembang menjadi buah. Buah naga bentuknya bulat agak lonjong seukuran dengan buah alpukat. Kulit buahnya berwarna merah menyala untuk jenis buah naga putih dan merah, berwarna merah gelap untuk buah naga hitam, dan berwarna kuning untuk buah naga kuning. Di sekujur kulit dipenuhi dengan jumbai-jumbai yang dianalogikan dengan sisik naga. Oleh sebab itu, buah ini disebut buah naga.

 Batangnya berbentuk segitiga, durinya sangat pendek dan tidak mencolok, sehingga sering dianggap “kaktus tak berduri”. Bunganya mekar pada awal senja jika kuncup bunga sudah berukuran sekitar 30 cm. Mahkota bunga bagian luar yang berwarna krem, mekar sekitar pukul sembilan malam, lalu disusul mahkota bagian dalam yang putih bersih, meliputi sejumlah benang sari yang berwarna kuning. Bunga seperti corong itu akhirnya terbuka penuh pada tengah malam, karena itu buah naga dikenal sebagai night blooming cereus. Saat mekar penuh, buah naga menyebar bau yang harum. Aroma ini untuk memikat kelelawar, agar menyerbuki bunga buah naga.

 Pembudidayaan buah naga

Pada umumnya, buah naga dibudidaya dengan cara stek atau penyemaian biji. Tanaman akan tumbuh subur jika media tanam porous (tidak becek), kaya akan unsur hara, berpasir, cukup sinar matahari dan bersuhu antara 38-40° C. Jika perawatan cukup baik, tanaman akan mulai berbuah pada umur 11-17 bulan. Kota Malang berada 400-700 dpl, sangat cocok untuk budidaya buah naga merah. Walaupun memiliki udara yang cukup sejuk, namun mendapatkan sinar matahari yang cukup merupakan syarat pertumbuhan buah naga merah.

Buah naga dapat berkembang dengan kondisi tanah dan ketinggian lokasi apapun, namun tumbuhan ini cukup rakus akan unsur hara, sehingga apabila tanah mengandung pupuk yang bagus, maka pertumbuhannya akan baik. Dalam waktu 1 tahun, pohon buah naga dapat mencapai ketinggian 3 meter lebih. Berdasarkan beberapa sumber, buah naga belum banyak dibudidayakan di Indonesia. Sementara ini, daerah Mojokerto, Jember, Malang, Pasuruan, Banyuwangi, Ponorogo, dan Batam merupakan daerah yang telah membudidayakan tanaman ini.

 Manfaat buah naga

Selain rasanya yang manis menyegarkan, buah naga kaya akan manfaat. Banyak orang percaya buah ini dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah. Belum ada penelitian tentang manfaat buah ini, namun karena asalnya dari jenis buah kaktus dipercaya buah naga mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium, dan karbohidrat. Buah naga mengandung serat yang tinggi sebagai pengikat zat karsinogen penyebab kanker dan memperlancar proses pencernaan. (sumber : Wikipedia)

 

By Yok Williams

Delima

Delima (punica granatum) adalah tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5-8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, namun telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.

Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.

Bentuk pohon perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2–5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm, warnanya hijau.

Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar di ujung ranting atau di ketiak daun yang paling atas. Biasanya, terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih, atau ungu. Berbunga sepanjang tahun. Buahnya buah buni, bentuknya bulat dengan diameter 5–12 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.

Macam-Macam Delima

Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima hitam. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Pome atau delima sering ditanam sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar, sebagai campuran rujak buah, salad buah, jus atau sari buah. Untuk membuat jus delima sebaiknya diminum dengan bijinya karena di dalam biji banyak terkandung senyawa polifenol.

Manfaat Delima

Manfaat delima tersebut bisa diperoleh dengan berbagai cara, seperti dalam bentuk sari buah atau bisa juga memakan bijinya, sirup, pasta atau konsentrat delima. Secara tradisional, buah delima biasa digunakan untuk membersihkan kulit dan mengurangi peradangan pada kulit. Jus buah delima juga bisa mengurangi derita radang tenggorokan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, buah delima yang kaya antioksidan ini bisa mencegah oksidasi LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh.

Selain yang sudah disebutkan tadi, khasiat buah delima bagi kesehatan antara lain dapat untuk penyakit-penyakit seperti: gangguan perut, gangguan jantung, kanker, perawatan gigi, rematik, kurang darah dan diabetes.

Di Asia, sari buahnya juga dikentalkan menjadi suatu sirup yang digunakan sebagai saus. Di Mesir buah ini dijadikan semacam minuman anggur, sirup, dan sari buah. Dalam satu gelas sari delima lebih banyak kandungan antioksidannya dibandingkan dengan satu gelas red wine, green tea atau orange juice. Di Amerika, produk sari buah delima yang dikenal sebagai pom wonderful menjadi tren minuman kesehatan terkini.

Minuman sari buah delima dikenal sebagai sari buah sehat, tinggi khasiatnya. Sari buah delima tinggi kandungan ion kalium (potasium), vitamin A, C dan E serta asam folic. Dari bagian biji yang dapat dimakan, kandungan kalium per 100 gram (259 mg/gr), energi 63 kal, 30 mg vitamin C. Komponen ini dianggap sangat penting bagi kesehatan jantung (Time, Desember 2003).

Sari buah delima juga tinggi kandungan flavonoidnya, suatu jenis antioksidan kuat yang penting perannya untuk mencegah berkembangnya radikal bebas di dalam tubuh sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, serta mampu dalam memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung, kanker kulit, dan kangker prostat. Antioksidan yang terkandung didalamnya membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah arteri oleh kolesterol.

Bahkan kandungan antioksidan dalam buah delima jumlahnya tiga kali lebih banyak daripada wine atau teh hijau. Peneliti dari Vanderbilt University Medical Center menemukan bahwa orang yang meminum jus 3 kali atau lebih dalam seminggu, dapat menurunkan risiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali. (sumber : Wikipedia)

 

 

By Yok Williams

Alpukat

Apokat (KBBI: Avokad), alpukat, atauPersea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.

Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.

Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.

Sejarah

Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira “awakatl”). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut.

Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.

Apokat diperkenalkan ke Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.

Manfaat

Apokat memiliki banyak manfaat. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kulit pohonnya digunakan sebagai pewarna warna cokelat pada produk dari bahan kulit. Daging buahnya dapat dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar untuk beberapa produk kosmetik dan kecantikan. Selain itu, daging buah alpukat untuk mengobati sariawan dan melembabkan kulit yang kering. Daun alpukat digunakan untuk mengobati kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri saraf, nyeri lambung, saluran napas membengkak dan menstruasi yang tidak teratur. Bijinya dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi dan kencing manis. ( sumber : Wikipedia)

 

 

 

By Yok Williams

Nangka Mini

Tergolong serba guna. Buahnya yang muda dapat disayur (gudeg). Sementara buah yang matang enak dimakan segar. Bijinya enak dimakan setelah direbus. Daunnya untuk pakan ternak. Batangnya yang telah tua baik sekali untuk bahan bangunan. Warna batang semakin kuning tua, mutu kayu untuk bahan bangunan semakin tinggi. Dapat diolah sebagai dodol dan keripik nangka yang tahan lama disimpan.

Sesuai dengan namanya, ukuran buah maupon pohon nangka minii memang tidak terlalubesar,Ukuran buah sedang-sedang saja, tapi tidak terlalu kecil juga sih. Rasanya manis dan enak. Karena ukuran kecil, nangka mini sangat cocok untuk lahan sempit dan tetap rajin berbuah meskipun ditanam dalam pot.

Perawatan tabulampot nangka mini juga tidak sulit. Hanya dengan pemupukan rutin dengan pupuk kandan / organik, Nangka Mini tetap rajin berbuah.

By Yok Williams

Jambu Bol Jamaika

Jambu bol adalah pohon buah kerabat jambu-jambuan. Buah jambu ini memiliki tekstur daging yang lebih lembut dan lebih padat dibandingkan dengan jambu air. Tidak begitu jelas mengapa namanya demikian karena bol (bahasa Melayu) atau bool (bahasa Sunda) berarti “pantat”.

Nama-nama daerahnya di antaranya jambu bo, jambu jambak (Min.), jambu bool (Sd.), nyambu bol (Bl.), jambu bolo (Mak.), jambu bolu (Bug.). Juga, jambu darsana, dersana, tersana (Jw., Md.); kupa maaimu (Sulut); nutune, lutune, lutu kau, rutuul (Mal.) dan lain-lain.
Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Malay apple, sementara nama ilmiahnya adalah Syzygium malaccense (yang berarti: ‘berasal dari Malaka’) menunjuk pada salah satu wilayah asal-usulnya.

Pohon yang tidak seberapa tinggi, hingga sekitar 15 m. Batang lurus, gemangnya hingga 20-45 cm, bercabang rendah dan bertajuk rimbun padat sampai membulat, memberikan naungan yang berat.
Daun tunggal terletak berhadapan, dengan tangkai pendek 1-1,5 cm, yang tebal dan kemerahan ketika muda. Helaian daun lonjong menjorong, 15-38 x 7-20 cm, tebal agak kaku seperti jangat.

Karangan bunga muncul pada bagian ranting yang tak berdaun (sering pula pada cabang dekat batang utama), bertangkai pendek dan menggerombol, berisi 1-12 kuntum. Bunga merah agak ungu atau jambon, berbilangan 4, bergaris tengah 5-7 cm; tabung kelopak panjang 1,5-2 cm; helai mahkota merah, lonjong, bundar telur atau bundar, 1,5-2 cm; benang sari banyak, panjang s/d 3,5 cm; panjang tangkai putik 3-4,5 cm.
Buah buni berbentuk bulat sampai menjorong, dengan garis tengah 5-8 cm, merah tua, kuning keunguan, atau keputihan. Daging buah padat, tebal 0,5-2,5 cm, putih dengan banyak sari buah dan wangi yang khas, asam manis sampai manis. Bijinya sebutir, bulat kecoklatan, berdiamater 2,5-3,5 cm

Kegunaan
Buah jambu bol biasa disajikan sebagai buah meja. Jambu bol, bersama dengan jambu air dan jambu semarang atau jambu cincalo memiliki pemanfaatan yang kurang lebih serupa dan dapat saling menggantikan. Buah-buah ini umumnya dimakan segar, atau dijadikan sebagai salah satu bahan rujak. Aneka jenis jambu ini juga dapat disetup atau dijadikan asinan.
Karena rasa dan aromanya, jambu bol pada umumnya lebih disukai orang dan karena itu harganya juga umumnya lebih tinggi daripada jambu air atau jambu semarang.
Kulit batangnya digunakan sebagai obat sariawan. Sedangkan kayunya yang keras dan kemerahan cukup baik sebagai bahan bangunan, asalkan tidak kena tanah.

Asal Usul
Asal usul pohon buah ini tidak diketahui dengan pasti, akan tetapi jambu bol ditanam luas sejak lama di Semenanjung Malaya, Sumatra dan Jawa.
Karena manfaatnya, jambu bol kini ditanam di banyak negara tropis, termasuk di negara-negara Karibia seperti Jamaika serta Trinidad dan Tobago. ( sumber :Wikipedia)

By Yok Williams