Lengkeng (Euphoria Longana)

LENGKENG ( Euphoria Longana)

Masuknya lengkeng introduksi beberapa tajun lalu mematahkan pendapat bahwa lengkeng sulit bahkan tidak dapat berbuah di dataran rendah, apalagi di pot. Lengkeng-lengkeng pendatang baru tersebut sebenarnya tidak semua asli dataran rendah, tetapi beberapa varietas adalah lengkeng dataran menengah dan tinggi yang beradaptasi baik di dataran rendah.

LENGKENG DATARAN RENDAH

Yang termasuk lengkeng asli dataran rendah diantara nya :

  • Lengkeng pingpong
  • Lengkeng Diamond river
  • Lengkeng Gading/kristalin
  • Lengkeng PuanRay
  • Lengkeng Aroma Duren
  • Lengkeng Jendral

Kelompok ini mampu berbuah sendiri secara alami, tanpa perlakuan khusus. Kegenjahan dan tingkat produktifitas masing-masing varian berbeda sesuai karakter genetik bawaan masing-masing.

LENGKENG DATARAN MENENGAH DAN TINGGI

Yang termasuk lengkeng dataran menengah dan tinggi  diantara nya :

  • Lengkeng Itoh
  • Lengkeng Khiew yee
  • Lengkeng Sri Chompu
  • Lengkeng Beaw Keaw
  • Lengkeng Phuan Mane / Kristal
  • Lengkeng Phuan Thong
  • Lengkeng Kaisar

Kelompok ini biasanya dicirikan dengan daun yang tebal dan lebar / berdaun besar ( kecuali Phuan Thong dan Kaisar).

Kadang lengkeng dataran menengah tersebut bisa berbuah secara alami tetapi sulit. Pembuahan kelompok lengkeng yang bisa beradaptasi baik di dataran rendah ini (kecuali beaw keaw)  biasanya dibuahkan dengan perlakuan aplikasi pupuk dan hormon.

Kelemahan lengkeng ini (karena memerlukan hormon tambahan untuk berbuah) juga merupakan kelebihan karena pembuahan bisa diatur waktunya. Lengkeng itoh adalah jenis yang sampai sekarang paling banyak dikebunkan karena kualitas dan produktivitasnya yang bagus.

(sumber : pelatihan Trubus “ Tehnik buahkan tabulampot”)

Kandungan zat gizi dan fitonutrien dalam buah lengkeng :

  • Gula (sukrosa dan glukosa)
  • Provitamin A, Vitamin B dan Vitamin C
  • Mineral potasium dan zat besi
  • Serat.

Manfaat buah lengkeng :

  • Memulihkan tenaga
  • Menghilangkan bau tubuh
  • Meningkatkan selera makan
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Memperlancar sluran pencernaan dan mencegah konstipasi.

 (sumber : Jus  buah & sayuran, Dra Emma S Wirakusumah, M.Sc)

 Tersedia di kami :

  • Lengkeng Diamond River
  • Lengkeng Pingpong
  • Lengkeng Kristal
  • Lengkeng Puan Ray
  • Lengkeng Aroma Duren
  • Lengkeng Hawai
  • Lengkeng satu Jari
  • Lengkeng PuanThong
  • Lengkeng Itoh

By Yok Williams

Buah Tin

Kerajaan   : Plantae
Divisi         : Magnoliophyta
Kelas         : Magnoliopsida
Ordo         : Rosales
Famili        : Moraceae
Genus        : Ficus
Subgenus  : Ficus
Spesies     : F. carica

Tin (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama. Nama ini diambil dari bahasa Arab, sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig.

Tumbuh di daerah Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afganistan. Sekarang dibudidayakan pula di Australia, Cile, Argentina, serta Amerika Serikat. Di dunia terdapat sekitar 50 varietas buah tin
Habitus berupa pohon, besar dan dapat tumbuh hingga 10m dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping.
Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan dilakukan oleh sejenis tawon khusus, sama seperti serangga yang menyerbuki jenis-jenis Ficus lainnya.
Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Tipe ini khas untuk semua anggota suku ara-araan (Moraceae). Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini dapat mengiritasi kulit.

Pemanfaatan

Buah tin dapat dimakan segar, dikeringkan, atau dibuat selai. Buah yang dipetik harus segera dimanfaatkan karena tidak dapat disimpan lama (mudah rusak). Di Bengali buah tin diolah sebagai sayuran
Budidaya
Harus ditanam ditempat terbuka, tanaman ini sangat suka air, beri pupuk N total 250-500 gr/ tahun yang dibagi dalam 3x atau 4x aplikasi terutama bila dipotkan atau ditanam di pasir

Referensi : Putra Kencan Artha N

By Yok Williams

Jaboticaba / Anggur Batang

Nama/ Sebutan: Jaboticaba, Jabuticaba, Guaperu, Guapuru, Hivapuru, Sabara, Ybapuru, Anggur Brazil, Anggur Batang

Spesies: Myrciaria cauliflora Berg., M. jaboticaba Berg., M. tenella Berg., M. trunciflora Berg.

Spesies Kerabat : Guavaberry, Rumberry (Myrciaria floribunda), Yellow Jaboticaba (M. glomerata), Camu-camu (M. paraensis). Anggur biru (M. vexator).

 

Deskripsi

Pohon jaboticaba mempunyai banyak cabang, Sepintas penampilan jaboticaba mirip anggur hitam. Bentuk, warna, dan tekstur dagingnya memang mirip. Buah matang berkulit ungu pekat kehitam-hitaman dengan kulit tipis tapi kencang. Buah muda berwarna hijau. Kulit tipis yang membungkus daging putih bening itu terasa lembut jika dikulum. Karena sifat kulitnya kencang, di Brazil-daerah asal-kulit yang dikeringkan digunakan sebagai obat diare, asma, atau radang. Makanya sebutan anggur brazil pun disematkan.

Dalam satu buah ada 1-5 biji kecil. Di tanahair, penampilan buahnya saru dengan kupa Syzygium polycephalum. Gowok-sebutan kupa di Jawa-memang memiliki warna, bentuk, dan ukuran yang mirip dengan jaboticaba. Namun, keduanya spesies dari genus yang berbeda.

Citarasa buah anggota famili Myrtaceae itu berubah seiring pertambahan umur buah. Sembilan hari terakhir menjelang matang-buah matang dalam 20-30 hari pascamuncul bunga-perubahan itu terjadi. Hari pertama, rasanya seperti jambu biji; kedua, manggis; ketiga, leci; keempat, markisa; kelima, srikaya; keenam sampai delapan, anggur. Hari kesembilan saat buah matang sempurna, sensasi rasanya paling enak: manis dan aromanya harum,’ tutur Pan Liang Hwa pemilik kebun seluas 4,3 ha di Chou Zhou, Ping Tung, Taiwan.

 Cauliflori

Dari informasi yang terkumpul, jaboticaba jadi sebutan untuk beberapa spesies berbeda yang punya sifat mirip: berbunga majemuk dan muncul di batang, bukan ujung cabang-istilah cauliflori. Meski demikian menurut penamaan terbaru Kew Botanic Garden-salah satu kebun raya tertua di dunia-spesies Plinia cauliflora-lah yang disebut jaboticaba. Nama itu bersinonim dengan Myrciaria jaboticaba, Eugenia jaboticaba dan Plinia jaboticaba.

Namun ada pendapat juga yang mengatakan ada 2 jenis tanaman yang dikenal sebagai jaboticaba. Yaitu Myrciaria jaboticaba dan Myrciaria cauliflora. Myrciaria jaboticaba ukuran buahnya lebih kecil berdiameter sekitar 1-2 cm, tangkai buah berwarna gelap. Sedangkan Myrciaria cauliflora buahnya lebih besar, tangkai pendek sehingga buah hampir melekat pada batang.

‘Sebenarnya ini satu spesies, hanya berbeda bentuk buah,’ tutur Greg. Myrciaria cauliflora ada yang berukuran besar dengan rasa manis, disebut jaboticaba assu paulista. Ada pula yang berukuran lebih kecil dengan kadar asam lebih tinggi dan biasa digunakan sebagai bahan jelly disebut jaboticaba ponhema.

Lain lagi dengan Myrciaria jaboticaba, buah dengan kulit agak keras sehingga tak banyak dibudidayakan itu disebut jaboticaba cuscuda. Sedangkan jaboticaba pingo de mel memiliki ukuran kecil dengan diameter 1- 1,5 cm dan rasanya mirip mountain apple Syzygium malaccense yang tak terlalu manis.

Syarat Tumbuh

Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang baik di daerah dengan ketinggian antara 0-1000 m di atas permukaan laut. Membutuhkan sinar matahari langsung atau daerah yang agak ternaungi. Tumbuhan ini dapat tumbuh dan bebuah dengan baik pada jenis tanah yang tanah yang gembur, berdrainase baik, ber-pH antara 5,5-6,5. Tanaman ini toleran terhadap angin tapi tidak tehadap udara asin laut.

Pedoman Budidaya

Berbiji polyembryonic, menghasilkan tanaman baru dekat dengan tanaman induk. Biji akan tumbuh menjadi tunas baru setelah 1 bulan. Media pot yang disarankan adalah 2 bagian peat, 2 bagian pasir kasar dan 1 bagian kompos. Saat penanaman jaboticaba, akar paling atas sebaiknya 2-3 inchi diatas tanah untuk memperbaiki system drainase. Jaboticaba dapat juga diperbanyak secara stek. Jaboticaba stek akan berbuah dalam waktu 3 tahun sedangkan dari biji baru bisa berbuah setelah 8-15 tahun.

By Yok Williams

Tips Merawat TABULAMPOT

 

Dari segi perawatan, tanaman buah dalam pot tidak tergolong sulit. Sama halnya dengan tanaman tanpa media pot, harus dipupuk dan diberi air. Namun, ada beberapa trik agar media potnya tidak menghalang  pertumbuhan si tanaman. Benar, perawatannya memang tidak jauh berbeda, tetap memupuk, bisa secara pupuk kandang atau memakai pupuk NPK.

Secara spesifik, merawat tanaman buah dalam pot harus memerhatikan beberapa faktor. Pertama, untuk penyiraman di musim kemarau sangat diperlukan. Jika memakai air PAM, yang biasanya mengandung kaporit, sebaiknya endapkan dulu semalam dan esoknya baru disiramkan. Namun, usahakan benar-benar jangan sampai air siraman menggenang lebih dari 12 jam.

Genangan air bisa merangsang timbulnya penyakit busuk akar. Penyiramannya juga tergantung musim, saatnya musim panas ya sehari sekali, begitu juga sebaliknya. Waktu penyiraman pagi bisa dilakukan sebelum pukul 09.00 dan sore sesudah pukul 16.00.

Kedua, yaitu penggemburan. Usahakan media tanam bibit tanaman tidak memadat. Pemadatan media biasanya terjadi karena penyiraman yang berlebihan. Setelah itu, lakukan penggemburan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, jangan sampai Anda merusak akarnya.

Ketiga, yaitu pemupukan. Meski media tanam menggunakan pupuk kandang, pupuk organik masih tetap diperlukan dalam menanam bibit tanaman. Sampai umur 2 tahun, setiap 4 bulan, tambahkan NPK (15:15:15) sebanyak 25 gram per drum. Sejak umur 3 tahun dan seterusnya, setiap drum diberi 100 gram NPK (15:15:15). Caranya, benamkan pupuk NPK sedalam 10 cm, lalu siram hingga cukup basah.

Keempat, penggantian tanah. Mengganti media tanah tanaman setahun sekali sudah cukup menurut Feby. Namun,akan lebih baik lagi jika dilakukan dua kali dalam setahun. Terlebih jika akarnya sudah jebol, media pot harus segera diganti.

Kelima, pemangkasan. Contohnya tanaman rambutan, di samping untuk membentuk habitus (kanopi) tanaman agar tampak pendek, juga agar cabang dan pertumbuhannya seimbang. Pemangkasan perdana dilakukan saat tanaman berumur kurang dari setahun, atau tinggi batang sekitar 75-100 cm dari permukaan drum.

Cara pemangkasan adalah untuk pemangkasan perdana, pilih 3 cabang primer. Bila panjang cabang primer mencapai 50 cm, pangkas ujungnya hingga tumbuh cabang-cabang sekunder.

Pilih hanya tiga cabang sekunder per cabang primer. Selanjutnya, pangkas ujung cabang sekunder sampai tumbuh cabang tersier, dan pilih hanya tiga cabang tersier. Dari ketiga cabang tersier inilah akan terjadi pembungaan dan pembuahan.

Nah, setelah paham tata cara perawatannya, tentu kini Anda lebih berani mulai menanam buah dalam pot. Memang kalau hobi berkebun itu, tak terkecuali tabulampot, tetap harus memerlukan perawatan agar hasil yang diinginkan juga maksimal dan tanaman yang dirawat produktif. Tanaman kan makhluk hidup juga yang butuh dirawat, disayang.

By Yok Williams

Srikaya ( Anona Squamosa Linn)

Tersedia di kami :

  • Srikaya New Varietas
  • Srikaya Merah
  • Srikaya Kuning
  • Srikaya Pinkmamoth
  • Srikaya Pineapple
  • Srikaya Sunpablo
  • Srikaya Biriba

Buah srikaya berbentuk bulat dengan kulit berbintil-bintil seperti sisik (juring), kulit buah berwarna hijau keputih-putihan, juga ada yang berwarna kuning dan merah. Bila telah matang, kulit buah mengkilat dan sisiknya merenggang. Pada setiap juring mengandung daging buah dan sebuah biji, daging buah berwarna putih dan mempunyai rasa manis.

Kandungan zat gizi dan fitonutrien :

  • Gula
  • Provitamin A (karotenoid) vitamin B1,B2 dan vitamin C
  • Mineral besi, potasium/kalium, kalsium dan fosfor
  • Serat.

Manfaat Srikaya :

  • Memperlancar saluran pencernaan dan mencegah konstipasi
  • Menambah energi
  • Sebagai antioksidan.

Sumber :  Jus buah & sayuran ( Dra. Emma S Wirakusumah,M.sc)

 

 

By Yok Williams

Mangga ( Mangifera Indica linn)

Ada  beberapa jenis mangga yang terkenal, antara lain, mangga arum manis, mangga gedong, mangga golek, mangga indramayu, mangga manalagi.

Kandungan zat gizi dan fitonutrien : Vitamin C, provitamin A (karotenoid), vitamin E dan niasin. Mineral fosfor, kalsium dan potasium/kalium. Flavonoid dan serat.

Bermanfaatnya : sebagai desinfektan bagi tubuh dan membersihkan darah, menurunkan panas tubuh, menghilangkan bau tubuh, sebagai antikanker dan antioksidan, memperlancar saluran pencernaan dan mencegah konstipasi.(sumber: Jus buah dan sayuran/Drs Emma S. Wirakusumah,Msc/Penebar swadaya)

By Yok Williams

Jeruk / Citrus

Tersedia di Kami :

  • Jeruk Primong
  • Jeruk Santang
  • Jeruk Cokun
  • Jeruk Thailand
  • Jeruk Sunkist
  • Jeruk Kintan
  • Jeruk Limo
  • Jeruk nipis
  • Jeruk nipis Jumbo
  • Jeruki Keep
  • Jeruk Lemon
  • Jeruk KimKit

Jeruk atau limau adalah semua tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae (suku jeruk-jerukan). Anggotanya berbentuk pohon dengan buah yang berdaging dengan rasa masam yang segar, meskipun banyak di antara anggotanya yang memiliki rasa manis. Rasa masam berasal dari kandungan asam sitrat yang memang menjadi terkandung pada semua anggotanya.

Sebutan “jeruk” kadang-kadang juga disematkan pada beberapa anggota marga lain yang masih berkerabat dalam suku yang sama, seperti kingkit. Dalam bahasa sehari-hari, penyebutan “jeruk” atau “limau” (di Sumatra dan Malaysia) seringkali berarti “jeruk keprok” atau “jeruk manis“. Di Jawa, “limau” (atau “limo”) berarti “jeruk nipis“.

Jeruk sangatlah beragam dan beberapa spesies dapat saling bersilangan dan menghasilkan hibrida antarspesies (‘interspecific hybrid) yang memiliki karakter yang khas, yang berbeda dari spesies tetuanya. Keanekaragaman ini seringkali menyulitkan klasifikasi, penamaan dan pengenalan terhadap anggota-anggotanya, karena orang baru dapat melihat perbedaan setelah bunga atau buahnya muncul. Akibatnya tidak diketahui dengan jelas berapa banyak jenisnya. Penelitian-penelitian terakhir menunjukkan adalah keterkaitan kuat Citrus dengan genus Fortunella (kumkuat), Poncirus, serta Microcitrus dan Eremocitrus, sehingga ada kemungkinan dilakukan penggabungan. Citrus sendiri memiliki dua anakmarga (subgenus), yaitu Citrus dan Papeda.

Asal jeruk adalah dari Asia Timur dan Asia Tenggara, membentuk sebuah busur yang membentang dari Jepang terus ke selatan hingga kemudian membelok ke barat ke arah India bagian timur. Jeruk manis dan sitrun (lemon) berasal dari Asia Timur, sedangkan jeruk bali, jeruk nipis dan jeruk purut berasal dari Asia Tenggara.

Banyak anggota jeruk yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan pangan, wewangian, maupun industri. Buah jeruk adalah sumber vitamin C dan wewangian/parfum penting. Daunnya juga digunakan sebagai rempah-rempah.(sumber : Wikipedia)

By Yok Williams

Jambu Biji (Guava Psidium guajava Linn)

Buah Jambu biji berbentuk bulat lonjong dengan kulit buah berwarna hijau kekuningan. Daging buahnya berwarna merah dan putih, bertekstur lunak, rasanya manis, dan terdapat banyak biji kecil-kecil di tengahnya.

Kandungan zat gizi dan Fitonutrien antara lain : Vitamin C ( 9 x lebih banyak dari pada buah jeruk), ineral besi, potasium/kalium, kalsium dan fosfor. Pektin dan tanin, serat.

Manfaat nya : memperlancar percernaan dan mencegah konstipasi, sebagai antioksidan dan antikanker. Mencegah dan mengobati sariawan. Menurunkan kadar kolestrol.(sumber : Jus buah dan sayuran – Dra Emma S. Wirakusumah, Msc.)

By Yok Williams